Monday, July 5, 2021

Harga Emas 24 Karat Antam, Senin 5 Juli 2021. Naik Tipis Nih! | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. pada Senin (5/7/2021) mengalami koreksi dibandingkan dengan perdagangan kemarin. 

Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga dasar emas 24 karat ukuran 1 gram dijual senilai Rp941.000 atau turun Rp1.000 dibandingkan harga kemarin. 

Sedangkan untuk emas satuan terkecil dengan ukuran 0,5 gram dijual Rp520.500, turun Rp500 dibandingkan posisi harga sebelumnya. 

Sementara itu untuk harga emas 24 karat ukuran 5 gram hari ini dibanderol Rp4.480.000. Selanjutnya emas batangan dengan satuan 10 gram dijual dengan harga Rp8.905.000. 

Harga emas untuk satuan 50 gram dibanderol Rp44.195.000, sedangkan untuk cetakan berukuran 100 gram dapat ditebus dengan harga Rp88.312.000. Adapun ukuran 1.000 gram dihargai Rp881.600.000. 

Di sisi lain, harga jual kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp836.000 per gram, turun Rp1.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga jual kembali ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta. 

Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke PT ANTAM Tbk. dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP). PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

 Sementara untuk pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk nonNPWP). 

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.  

Mari Cek!   Harga Emas Antam 5 Juni 2021

 Berat (gram) Harga (Rp) 

0.5 gr 520.500 

1 gr 941.000 

2 gr 1.822.000 

3 gr 2.708.000 

5 gr 4.480.000 

10 gr 8.905.000 

25 gr 22.137.000 

50 gr 44.195.000 

100 gr 88.312.000 

250 gr 220.515.000 

500 gr 440.820.000 

1000 gr 881.600.000


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Friday, July 2, 2021

Tenang! Ada Bansos Rp 300 Ribu Bulan Selama PPKM Darurat | PT Rifan Financindo

 


PT Rifan Financindo  -  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Jawa-Bali dimulai besok, 3 Juli-20 Juli 2021. Selama itu diterapkan, Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) tunai (BST) kepada warga.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan besaran bansos tunai senilai Rp 300.000/bulan dan akan disalurkan kepada warga setiap awal bulan. Bantuan akan disalurkan paling lambat mulai pekan depan sebesar Rp 600.000/bulan (untuk Mei-Juni).

"BST akan disalurkan untuk bulan Mei dan Juni, setelah sebelumnya berhenti di April. Kita berharap pekan ini atau paling lambat pekan depan bansos ini dapat tersalur. Warga akan menerima Rp 600.000 sekaligus (untuk Mei-Juni), tapi saya minta jangan diijonkan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja" ujar Risma dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Untuk target penyaluran per bulannya, BST menyasar 10 juta penerima bantuan, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 18,8 juta, serta penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 10 juta.

"Soal data penerima bansos sudah dibersihkan kemarin, tapi ada 3,6 juta yang nyangkut di bank dan tadi sudah di-clear-kan dalam rapat," kata Risma.

Data nyangkut itu, dikarenakan nama yang tercantum di data bank tidak persis sama dengan data milik Kementerian Sosial yang sudah padan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Di bank itu nama minimal 3 huruf dan tidak berbentuk angka, seperti nama 'IT', NA70, namun untuk kesalahan minor lainnya masih bisa dikoordinasikan, " terang Risma.

Teknis penyaluran BST seperti biasa melalui kantor pos, sedangkan untuk BPNT dan PKH akan disalurkan melalui jaringan Himpunan Bank-bank Negara (Himbara).

"Jadi, mudah-mudahan paling telat bisa direalisasikan pekan kedua bulan ini dan kita usahakan agar semua bisa tersalurkan kepada warga," terangnya.

Risma menyebut penyaluran bantuan sosial tunai ini tidak akan mengganggu anggaran dari Kementerian Sosial. Justru ada tambahan anggaran dari pemerintah untuk dua bulan yaitu pada bulan Mei dan Juni sebanyak Rp 2,3 triliun.

"Sebetulnya ada total tambahan sebesar Rp 6 triliun untuk penyaluran selama dua bulan, tapi kita masih punya uang spare sebanyak Rp 3 triliun sekian," ungkapnya.


Upaya percepatan bantuan ini juga diimbangi dengan adanya pengawasan penggunaan dana bansos yang dilakukan dari struk belanja penerima manfaat, jika dibelanjakan selain untuk kebutuhan pokok.

"Evaluasi penggunaan uang bansos bisa dilihat dari struk belanja penerima bansos, digunakan untuk barang kebutuhan pokok atau barang yang lain," pungkasnya.


Sumber: finance.detik

PT Rifan Financindo 

Thursday, July 1, 2021

Lelang Sukuk Cetak Rekor Penawaran, Ternyata Diserbu Perbankan | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  – Tingkat likuiditas domestik yang tinggi menjadi penopang utama hasil penawaran lelang sukuk hari ini kembali mencatatkan rekor tertinggi. 

Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto memaparkan, hasil lelang sukuk hari ini kembali mencatatkan rekor penawaran tertinggi sepanjang tahun 2021. 

Hal tersebut cukup positif mengingat sejumlah sentimen negatif seperti lonjakan kasus virus corona dan langkah hawkish The Fed yang membayangi pasar surat utang Indonesia beberapa waktu belakangan. 

Berikut Sentimen Pendorongnya Menurutnya, sentimen utama dari hasil lelang yang positif hari ini adalah tingkat likuiditas pasar yang masih besar. 

“Likuiditas yang bagus ini terutama berasal dari pasar domestik yang masuk pada lelang hari ini,” jelasnya saat dihubungi pada Selasa (29/6/2021). Handy menuturkan, peran utama dari pasar domestik ini berasal dari sektor perbankan. 

Hal ini terlihat dari tingginya permintaan untuk sukuk negara bertenor pendek seperti PBS027. 

Hasil lelang menunjukkan penawaran terbanyak masuk untuk seri PBS027 yang jatuh tempo 15 Mei 2023 dengan total Rp18,65 triliun. Dari penawaran yang masuk, yield atau imbal hasil rerata tertimbang yang dimenangkan 4,36 persen dengan jumlah nominal dimenangkan Rp7,6 triliun. “Umumnya permintaan tenor pendek didominasi oleh perbankan. 

Seri-seri tenor pendek juga memiliki liability duration yang lebih pendek,” katanya. Sebelumnya, Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lelang hari ini merupakan lelang sukuk negara ke-12 di tahun 2021. 

 Lelang Sukuk Hari Ini Total penawaran senilai Rp48,68 triliun berasal dari enam seri SBSN yang terdiri atas 1 surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS).

Sumber: Market.bisnis

 PT Rifan Financindo

Wednesday, June 30, 2021

Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat, INKP dan AALI Pimpin Penguatan | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -- Indeks Bisnis-27 terpantau bergerak ke zona hijau pada pembukaan perdagangan Rabu (30/6/2021). INKP, AALI, dan SMGR pimpin penguatan. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.00 WIB, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia dan bursa ini ada di level 451,86, naik 0,42 persen atau 1,91 poin dibandingkan dengan posisi penutupan Selasa kemarin. Dari seluruh anggota konstituen yang ada, sebanyak 17 saham terpantau naik, 7 saham stagnan dan 3 lainnya terkoreksi. 

Dilego Asing Harga saham yang mengalami penguatan tertinggi dipimpin oleh produsen kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP) yang naik 3,41 persen ke level 7575. Di belakangnya, ada emiten Astra, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) yang naik 1,32 persen. Selain itu, ada saham PT Semen Indonesia (Persero)  Tbk. (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP), dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang naik masing-masing 1,31 persen, 1,19 persen dan 1,09 persen. 

Selanjutnya, saham yang mengalami pelemahan dipimpin PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) yang turun 0,41 persen ke level 1210. Menyusul ada saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang turun masing-masing 0,4 persen dan 0,32 persen. Di sisi lain, pada awal perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG menguat menguat 0,24 persen ke level 5963,12. 

Tercatat,sebanyak 166 saham menguat, 170 stagnan, serta 84 diantaranya mengalami pelemahan. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke atas level 6.000 pada perdagangan hari ini. Kemarin, IHSG terpantau parkir di level 5.949,05 naik 0,16 persen atau 9,58 poin. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 5.913,73-5.992,55. 

“ Selama IHSG masih mampu bertahan di atas 5,884, maka IHSG berpotensi untuk membentuk wave C dengan menguji resistance di 6.134 terlebih dahulu,” tulis Tim Riset MNC Sekuritas dalam riset harian, Rabu (30/6/202). Namun demikian, terburuknya pada skenario merah adalah apabila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5.500.


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Tuesday, June 29, 2021

Mandiri Sekuritas Pertahankan Target IHSG 6.850 pada 2021 | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo   -- Mandiri Sekuritas mempertahankan target IHSG pada level 6.850 hingga akhir 2021. Optimisme itu ditopang dari harapan pemulihan ekonomi pada semester kedua tahun ini.

 Mengutip data Bloomberg pada Selasa (29/6/2021), Indeks Harga Saham Gabungan tergelincir ke zona merah dengan pelemahan 0,06 persen menjadi 5.935 pada pukul 13.55 WIB. 

Sejak awal tahun, indeks melemah 0,77 persen. Adrian Joezer, Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, menjelaskan pelemahan indeks akhir-akhir ini akibat lonjakan kasus Covid-19 memang mengganggu kegiatan ekonomi, tetapi hanya untuk jangka pendek. 

“Kami tetap optimistis di semester II/2021 pemulihan ekonomi akan lebih kuat. Target IHSG kami tetap 6.850 pada akhir tahun ini,” kata Joezer, Selasa (29/6/2021). Target IHSG itu dipasang dengan pendekatan bottom-up yaitu pertumbuhan pendapatan emiten diperkirakan 50 persen pada 2021 dan 16 persen pada 2022. 

Lebih lanjut, laju pemulihan ekonomi yang tak sama di masing-masing negara membuat kinerja pasar saham Indonesia dan sejumlah pasar negara berkembang (emerging market) lainnya bervariasi. 

Pertumbuhan inflasi sejauh ini baru terlihat di negara maju seperti Amerika Serikat dan Eropa yang sudah lebih dulu menjalankan program vaksinasi. Sementara itu, walaupun Indonesia termasuk negara dengan laju program vaksinasi tercepat ternyata belum mampu mendongkrak kinerja indeks-indeks saham karena kondisi di sektor riil yang belum terlalu bergeliat. 

“Kecepatan vaksinasi yang tidak merata di negara maju telah berkontribusi pada pemulihan ekonomi yang tidak merata, tetapi itu juga akan diterjemahkan ke dalam pasokan vaksin yang lebih baik di pasar negara berkembang,” ujar Joezer. 

Apabila herd immunity sudah tercipta di negara maju, lanjut Joezer, kelebihan pasokan vaksin kemungkinan akan digeser ke negara berkembang hingga akhirnya perekonomian global dapat dibuka kembali sepenuhnya. 

Selain penanganan pandemi, waktu pengetatan (tapering) yang akan diambil Bank Sentral AS (Federal Reserve) juga. menjadi perhatian investor belakangan ini. 

Pasalnya, pemulihan ekonomi yang berkelanjutan di Negeri Paman Sam akan mendorong The Fed untuk menarik kebijakan akomodatifnya. 

Kendati pengetatan menjadi suatu hal yang tak dapat dielakkan ketika perekonomian membaik, Joezer menilai tapering kali ini tidak akan disertai oleh tantrum seperti pada 2013 maupun 2008. 

Pasalnya, kondisi pasar modal Indonesia saat ini sangat berbeda dibandingkan periode tapering yang dilakukan The Fed sebelumnya. 

Adapun, tapering biasanya mendorong aliran modal asing kembali ke negara maju dan meninggalkan negara berkembang. 

Namun, dengan adanya reformasi struktural yang berjalan di Indonesia dan tingkat kepemilikan investor asing baik di pasar obligasi pemerintah maupun ekuitas relatif rendah dibandingkan dengan sejarah selama ini diperkirakan akan menahan dampak negatif dari tapering tersebut.

Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Monday, June 28, 2021

Jatuh ke Level US$30.000, Bitcoin Diramal Sulit Bangkit dalam Waktu Dekat | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo    - Berlanjutnya tren penurunan harga Bitcoin yang cenderung konsisten sejak pengujung April mulai bikin kalangan pakar semakin ragu. 

Prospek aset kripto ciptaan Satoshi Nakamoto tersebut diramal masih akan redup, setidaknya untuk jangka pendek. 

Dalam publikasi riset terbarunya Jumat (25/6/2021) kemarin, tim analis JP Morgan Chase & Co yang terdiri dari Josh Younger, Veronica Bustamante dkk, menyebut bahwa proyeksi harga Bitcoin cukup "menantang."  

"Kemungkinan [harga Bitcoin] yang sudah tenggelam akan tetap menggantung di sana. Pergerakannya masih perlu dibereskan melalui mekanisme pasar," tulis Tim Riset JP Morgan seperti diwartakan Bloomberg, Sabtu (26/6). 

Kripto Berkontribusi Bagi Perekonomian Sementara itu, peneliti Fundstrat Global Advisors LLC David Grider merekomendasikan para investor agar mulai melakukan mitigasi risiko. 

Entah dengan mengurangi kepemilikan mereka atau atau mengalihkan sebagian nilai asetnya ke tempat lain sebagai langkah proteksi. Pada awal tahun ini, pergerakan harga Bitcoin sebenarnya diramal bakal tokcer. 

Harga aset ini bahkan sempat menembus US$65.000 per keping pada medio April lalu.  

Namun, berbagai sentimen seperti penegasan larangan oleh pemerintah China dan negara lain serta tekanan yang diberikan Negeri Panda terhadap para penambang seolah menjadi mimpi buruk. 

Bos Aset Kripto Puncak kejatuhan Bitcoin berlanjut pada hari ini, ketiga pergerakan harganya pada pagi hari sempat menyentuh level US$30.296 per keping. 

"Pasar kripto tidak sedang dalam kondisi sehat, dan sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda ingin sembuh," tulis tim JP Morgan. 

Ketika artikel ini ditulis, sekitar pukul 17.15 WIB, data Coindesk mencatat bahwa Bitcoin diperdagangkan pada nominal US$31.981 per keping. 

Dalam 24 jam terakhir harga aset kripto tertua di dunia ini telah merosot 7,97 persen. 

Namun, kendati memberi ultimatum keras terhadap prospek jangka pendeknya, JP Morgan menilai bahwa Bitcoin masih tetap merupakan aset yang prospektif untuk jangka panjang.


Sumber: markt.bisnis

PT Rifan Financindo

Friday, June 25, 2021

Geger Kasus Money Laundering, Polisi Sita Aset Kripto Rp 2 T | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo  -   Detektif yang menyelidiki kasus pencucian uang (money laundering) di Inggris berhasil menyita £114 juta (US$158,8 juta) atau setara dengan Rp 2,29 triliun (asumsi kurs 1 poundsterling = Rp 20.130,27) dalam bentuk mata uang kripto atau cryptocurrency.

Ini merupakan penyitaan kripto terbesar yang pernah ada di Inggris dan salah satu yang terbesar di dunia.

Melansir Nasdaq, menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian setempat, proses penyitaan tersebut dilakukan oleh detektif dari Komando Kejahatan Ekonomi Polisi Metropolitan (Metropolitan Police) berdasarkan intelijen yang diterima terkait transfer aset kriminal.


Investigasi mengenai hal tersebut tengah berlangsung, jelas pernyataan the Met, sebutan untuk kepolisian Metropolitan. Sementara, rincian lebih lanjut mengenai kasus tersebut masih belum tersedia sampai saat ini.

"Uang tunai tetap menjadi raja, tetapi seiring berkembangnya teknologi dan platform online, beberapa beralih ke metode pencucian keuntungan yang lebih canggih," kata Wakil Asisten Komisaris Met Graham McNulty dalam pernyataannya.

Harga mata uang kripto terpantau bergerak di zona hijau pada perdagangan Jumat (25/6/2021) pagi waktu Indonesia, setelah dua hari sebelumnya sempat bergerak mixed.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 10.34 WIB, mayoritas pergerakan harga tujuh kripto dengan kapitalisasi terbesar bergerak menguat.

Bitcoin melesat 6,40% ke level US$ 34.944,05/koin , Ethereum bertambah 3,69% ke US$ 1.991,11/koin, Binance Coin melonjak 6,12% ke US$ 306,59/koin.

Berikutnya Cardano menguat 6,04% ke posisi US$ 1,36/koin a, Ripple terkerek 6,89% ke US$ 0,6776/koin , dan koin meme Dogecoin terbang 22,68% ke US$ 0,2842/koin.

Sentimen bearish di Bitcoin dan kripto lainnya mulai berkurang karena pembeli memicu reli bantuan dari shakeout low pada Selasa (22/6/2021) di sekitar level US$ 29.000.

Sementara itu jelang akhir Juni, sekitar 69.000 Bitcoin di pasar opsi (option) akan jatuh tempo dengan nilai nosional US$ 2,37 miliar, menurut sumber data Genesis Volatility.

Nilai Bitcoin saat ini akan menjadi option akhir bulan terkecil kedua yang jatuh tempo pada tahun ini, dibandingkan dengan nilai nosional sekitar US$ 6 miliar pada Maret lalu.

Sementara untuk koin digital terbesar kedua, kapitalisasi pasar Ethereum saat ini berada di bawah 40% dari Bitcoin, menurut Skew. Situasi serupa terjadi pada tahun 2018, yang mendahului periode kinerja yang kurang baik di Ethereum dengan Bitcoin.

Di lain sisi, cryptocurrency menjadi semakin mainstream, di mana salah satu perusahaan bank terbesar di dunia, Citigroup menjadi megabank terbaru yang meluncurkan layanan kripto kepada beberapa pelanggannya.



Sumber: cnbcindonesia

PT Rifan Financindo